<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pariwisata dan Akomodasi di Jogja</title>
	<atom:link href="http://mhassan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mhassan.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2009 15:52:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mhassan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pariwisata dan Akomodasi di Jogja</title>
		<link>http://mhassan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mhassan.wordpress.com/osd.xml" title="Pariwisata dan Akomodasi di Jogja" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mhassan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Fungsi Konsultan Manajemen</title>
		<link>http://mhassan.wordpress.com/2009/04/18/fungsi-konsultan-manajemen/</link>
		<comments>http://mhassan.wordpress.com/2009/04/18/fungsi-konsultan-manajemen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 15:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mhassanbasri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhassan.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Anda mungkin sering bertanya apakah fungsi konsultan manajemen? Ada beberapa pandangan atau interpretasi begitu orang mendengar nama konsultan manajemen. Pandangan pertama konsultan manajemen adalah orang yang membantu kita untuk memecahkan persoalan seputar manajemen perusahaan atau organisasi. Dia dianggap sebagai problem solver yang hanya duduk di meja dan berdiskuasi berjam-jam dengan owner atau manajer. Apapun masalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=67&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda mungkin sering bertanya apakah <strong>fungsi konsultan manajemen</strong>?<br />
Ada beberapa pandangan atau interpretasi begitu orang mendengar nama konsultan manajemen. <strong>Pandangan pertama</strong> konsultan manajemen adalah orang yang membantu kita untuk memecahkan persoalan seputar manajemen perusahaan atau organisasi. Dia dianggap sebagai problem solver yang hanya duduk di meja dan berdiskuasi berjam-jam dengan owner atau manajer. Apapun masalah anda konsultan manajemen akan memecahkan dengan baik. <strong>Pandangan kedua</strong>, konsultan manajemen dianggap sebagai outsider yang hanya memberikan nasehat/advise atau solusi dan juga ikut terjun memecahkan persoalan yang ada dilapangan. Disini konsultan manajemen berfungsi sebagai konsultan dan teknisi lapangan.</p>
<p><span id="more-67"></span>Fungsi konsultan manajemen di atas sering kita jumpai dilapangan. Mana yang akan anda pilih adalah keputusan anda dan konsultan manajemen yang bersangkutan. Namun dalam kondisi tertentu konsultan manajemen sering dianggap juga sebagai trouble maker. Nah, mengapa demikian? Sering kali konsultan manajemen selain keahlian ide untuk memecahkan masalah ada hal yang kurang difahami yaitu soal sikap dan tingkah laku. Seorang konsultan manajemen sering adalah seorang karyawan di perusahaan dimana mereka bekerja. Karakteristik perusahaan<br />
atau corporate culture sering tidak dipahami oleh seorang konsultan manajemen. Memang pada akhirnya harus ada saling pengertian antara konsultan manajemen dan perusahaan atau pemilik perusahaan. Kesalahfahaman ini sering kali menyebabkan adanya putus kontrak atau tidak puasnya perusahaan yang menyewa konsultan manajemen.<br />
Apakah yang seharusnya ada sehingga tidak terjadi kesalahfahaman ini?<br />
Pemilik perusahaan merasa bahwa manajemen yang dia terapkan atau bayangan akan sistem manajemen yang dia harapkan dari seorang konsultan ternyata berbeda jauh dengan apa yangterjadi di lapangan yang pada akhirnya justru membuat perusahaan semakin tidak efisien dan<br />
efektif. Pemilik perusahaan, apalagi kalau perusahaan yang dibangun dari nol dan tanpa bermodalkan pendidikan tinggi, merasa bahwa dengan ’six sense” dia mampu memecahkan persoalan atau ‘cocok-cocokan” dengan konsultan manajemen yang dia sewa. Di sisi lain konsultan manajemen merasa bahwa ilmu yang dia dapat di bangku kuliah dan<br />
sedikit praktek lapangan sudah cukup menjadi “obat” untuk “penyakit” di perusahaan. Di ini seringkali muncul debat mengenai bagaimana suatu masalah manajemen dapat dipecahkan dengan baik, efketif dan efisien bagi pemilik perusahaan.<br />
Selain kerendahan hati yang diperlukan oleh konsultan manajemen, standard mengenai kriteria konsultan manajemen juga harus menjadi standard baku di perusahaan di mana seorang konsultan manajemen bekerja. Selain standard skill akademis dan teknis, skill yang bersifat<br />
emosional harus diasah dan menjadi standard di perusahaan. Dengan demikian persoalan gap culture antara konsultan dan pemilik perusahaan atau corporate culture bisa diatasi sejak dini.<br />
Untuk informasi lebih lanjut perihal Konsultan Manajemen Hotel &amp; Restaurant silahkan hubungi kami di :</p>
<p><strong>Hotelink&amp;Co</strong></p>
<p>Contact : <strong>Hasan Basri</strong><br />
0274 &#8211; 413988 atau 0812 274 8000</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhassan.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhassan.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=67&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhassan.wordpress.com/2009/04/18/fungsi-konsultan-manajemen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bd29ab96133f255cb4936f3687f82aaf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mhassanbasri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Jurus Strategi Bisnis</title>
		<link>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/tiga-jurus-strategi-bisnis/</link>
		<comments>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/tiga-jurus-strategi-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 12:22:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mhassanbasri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hotel Management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhassan.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Strategi ini dapat diterapkan dalam dunia usaha perhotelan. Apa sebenarnya yang membuat Microsoft terus berjaya? Lalu mengapa Nokia mampu menjadi produk cell phone yang paling banyak dicintai para konsumen? Dan apa yang membuat BMW selama puluhan tahun terus menjadi ikon kemakmuran yang terus diburu orang? Belajar dari kisah sukses perusahaan-perusahaan berskala global terkemuka dalam melayani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=51&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Strategi ini dapat diterapkan dalam dunia usaha perhotelan</strong>.</p>
<p>Apa sebenarnya yang membuat Microsoft terus berjaya? Lalu mengapa Nokia mampu menjadi produk cell phone yang paling banyak dicintai para konsumen? Dan apa yang membuat BMW selama puluhan tahun terus menjadi ikon kemakmuran yang terus diburu orang? Belajar dari kisah sukses perusahaan-perusahaan berskala global terkemuka dalam melayani pelanggan, tampaknya ada sejumlah wisdom yang bisa dipetik. Pelajaran utama yang bisa diambil adalah ini : bahwa proses melayani pelanggan ternyata mesti diawali dengan pilihan strategi yang benar. Dengan kata lain, proses melayani kebutuhan pelanggan ternyata tidak sekonyong-konyong muncul dari langit, namun mesti diselaraskan dengan pilihan strategi perusahaan (corporate strategy) yang telah diputuskan.</p>
<p><span id="more-51"></span>Dalam konteks ini terdapat tiga jurus strategi yang acapkali diaplikasikan oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia. Jurus yang pertama adalah pilihan strategi yang berorientasi pada <strong>product leadership</strong> (keunggulan produk). Perusahaan pada kategori ini selalu berupaya menciptakan produk-produk dengan kualitas premium, dan selalu one step ahead dibanding produk kompetitor. Mereka tak segan-segan mengeluarkan dana besar untuk bagian R &amp; D-nya demi terciptanya produk yang ciamik. Intel yang terkenal dengan seri Pentium-nya mungkin contoh yang paling sempurna untuk kategori ini. Atau juga perusahaan-perusahaan adibusana seperti Louis Vuitton yang tenar dengan produk tas-nya. Dan tentu saja, kita mesti menunjuk BMW dan Ferarri, dua produsen otomotif yang selalu menciptakan produk-produk legendaris nan menawan.</p>
<p>Jurus strategi yang kedua adalah pilihan yang berorientasi pada <strong>operational excellence</strong> (keunggulan operasional). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun proses bisnis yang super efisien. Harapannya, dengan efisiensi proses ini, mereka mampu menekan ongkos produksi, dan ujung-ujungnya bakal mampu menjual produknya dengan harga yang lebih kompetitif. Dell, perusahaan komputer asal Texas itu, merupakan sampel yang layak disebut dalam kategori ini. Dengan model dan proses bisnis yang amat efisien, mereka mampu menciptakan produk-produk desktop dengan harga yang lebih komptetitif dibanding para pesaingnya, semacam IBM dan HP.</p>
<p>Jurus yang terakhir adalah pilihan strategi yang mengacu pada <strong>customer intimacy </strong>(keintiman dengan pelanggan). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya; dengan harapan akan tercipta relasi yang langgeng. Banyak perusahaan di bidang perhotelan dan juga penerbangan yang melakoni strategi ini demi membangun loyalitas para pelangggannya. Harley Davidson juga amat terkenal memiliki hubungan yang luar biasa intim dengan para pemakainya; sehingga mereka bisa membangun fanatisme yang amat intens dengan jutaan penggemarnya di seluruh jagat.</p>
<p>Tentu saja, banyak perusahaan yang juga mengkombinasikan beragam jurus itu, dan tidak hanya berfokus pada satu jurus. Honda misalnya, selain dikenal memiliki produk-produk yang unggul, juga dikenal memiliki proses bisnis yang amat efisien. Demikian juga, Singapore Airline. Selain memiliki produk penerbangan yang ciamik, mereka juga memiliki keahlian dalam membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya.</p>
<p>Demikianlah, tiga jurus strategi bisnis yang layak dikedepankan. Deretan jurus yang bila dipentaskan dengan presisi yang tinggi dijamin akan menghantarkan sang pemainnya dalam bahtera keunggulan.</p>
<p><cite><strong>sumber : strategi</strong>manajemen.net/</cite></p>
<p><em></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhassan.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhassan.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=51&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/tiga-jurus-strategi-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bd29ab96133f255cb4936f3687f82aaf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mhassanbasri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yogyakarta sebagai Kota dengan 1001 Nama</title>
		<link>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/yogyakarta-sebagai-kota-dengan-1001-nama/</link>
		<comments>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/yogyakarta-sebagai-kota-dengan-1001-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 11:55:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mhassanbasri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhassan.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta, Jogja, Jogjakarta, atau Yogya? Banyak orang menyebut Yogyakarta dengan nama berbeda-beda. Orang-orang tua menyebut Ngayogyakarta, orang-orang Jawa Timur dan Jawa Tengah menyebut Yogja atau Yojo. Disebut Jogja dalam slogan Jogja Never Ending Asia. Belakangan muncul sebutan baru, yaitu Djokdja. Sekilas memang membingungkan, namun menunjuk pada daerah yang sama. Lalu, bagaimana bisa kisahnya sampai nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=48&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span>Yogyakarta, Jogja, Jogjakarta, atau Yogya?</span></strong><br />
<span>Banyak orang menyebut Yogyakarta dengan nama berbeda-beda. Orang-orang tua menyebut Ngayogyakarta, orang-orang Jawa Timur dan Jawa Tengah menyebut Yogja atau Yojo. Disebut Jogja dalam slogan Jogja Never Ending Asia. Belakangan muncul sebutan baru, yaitu Djokdja. Sekilas memang membingungkan, namun menunjuk pada daerah yang sama. Lalu, bagaimana bisa kisahnya sampai nama kota ini bisa begitu bervariasi?</span></p>
<p><span>Paling tidak, ada 3 perkembangan yang bisa diuraikan. Nama Ngayogyakarta dipastikan muncul tahun 1755, ketika Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sri Sultan Hamengku Buwono I mendirikan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kraton yang berdiri di Alas Bering itu merupakan wujud Perjanjian Giyanti yang dilakukan dengan Pakubuwono III dari Surakarta.</span></p>
<p><span><span id="more-48"></span>Tak jelas kapan mulai muncul penamaan Yogyakarta, apakah muncul karena pemenggalan dari nama Ngayogyakarta atau sebab lain. Namun, nama Yogyakarta secara resmi telah dipakai sejak awal kemerdekaan Indonesia. Ketika menjadi ibukota Indonesia pada tahun 1949, kota yang juga bergelar kota pelajar ini sudah disebut Yogyakarta. Sri sultan Hamengku Buwono IX juga menggunakan nama Yogyakarta ketika mengumumkan bahwa kerajaan ini merupakan bagian dari Republik Indonesia.</span></p>
<p><span>Berbagai penamaan muncul kemudian, seperti Yogja, Jogja, Jogya dan Yogya. Bisa dikatakan bahwa variasi nama itu muncul akibat pelafalan yang berbeda-beda antar orang dari berbagai daerah di Indonesia. Uniknya, hampir semua orang bisa memahami tempat yang ditunjuk meski cara pengucapannya berbeda.</span></p>
<p><span>Karena kepentingan bisnis, nama Jogja kemudian menguat dan digunakan dalam slogan Jogja Never Ending Asia. Slogan tersebut dibuat untuk membangun citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang kaya akan pesona alam dan budaya. Alasan dipilih &#8216;Jogja&#8217; adalah karena (diasumsikan) lebih mudah dilafalkan oleh banyak orang, termasuk para wisatawan asing. Sempat pula berbagai institusi mengganti Yogyakarta dengan Jogjakarta.</span></p>
<p><span>YogYES.COM memakai nama Djokdja dalam rubrik Tour de Djokdja. Nama itu bukanlah rekayasa, melainkan pernah digunakan pada masa kolonial Belanda. Terbukti, saat itu terdapat sebuah hotel yang bernama Grand Hotel de Djokdja di ujung utara jalan Malioboro. Kini, hotel itu masih tetap berdiri namun berganti nama menjadi Inna Garuda. Nama &#8216;Djokdja&#8217; dipilih untuk memberi kesan kuno dan mengajak para pembaca bernostaligia.</span></p>
<p><span>Dengan berbagai lafal dan cara penulisannya, bisa dikatakan Yogyakarta merupakan daerah yang paling banyak memiliki variasi nama. Jakarta hanya memiliki satu (Jayakarta), sementara Bali tidak memilikinya sama sekali. Kota wisata lain di dunia seperti Bangkok, Singapura, Cartagena, Venesia bahkan tak terdengar memiliki nama-nama variasi. Kota-kota metropolitan seperti New York, Los Angeles, dan London juga tidak mempunyai.</span></p>
<p><span>Kini anda tak perlu bingung lagi jika kebetulan ada orang yang menuliskan kota Yogyakarta seperti caranya melafalkan. Jika mencari tahu tentang seluk beluk kota ini di internet, nama Yogyakarta merupakan yang paling tepat sebab merupakan nama yang paling umum digunakan dalam bahasa tulisan. Alternatif lainnya, anda bisa menggunakan nama Jogja, nama kedua yang paling sering digunakan.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhassan.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhassan.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=48&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/yogyakarta-sebagai-kota-dengan-1001-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bd29ab96133f255cb4936f3687f82aaf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mhassanbasri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisnis Perhotelan di Yogyakarta</title>
		<link>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/bisnis-perhotelan-di-yogyakarta/</link>
		<comments>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/bisnis-perhotelan-di-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 11:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mhassanbasri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Pusaka Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhassan.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Meski telah berdiri puluhan hotel berbintang di DIY khususnya Kota Yogyakarta, namun peluang investasi bisnis perhotelan di Kota Wisata ini dirasa masih cukup menjanjikan. Hal ini bukannya tanpa alasan. Tingginya rata-rata okupansi atau tingkat hunian kamar hotel khususnya pada musim liburan adalah salah satu indikatornya.&#8221;Peluang bisnis perhotelan khususnya untuk bintang tiga ke atas di Jogja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=43&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Meski telah berdiri puluhan hotel berbintang di DIY khususnya Kota Yogyakarta, namun peluang investasi bisnis perhotelan di Kota Wisata ini dirasa masih cukup menjanjikan. Hal ini bukannya tanpa alasan. Tingginya rata-rata okupansi atau tingkat hunian kamar hotel khususnya pada musim liburan adalah salah satu indikatornya.&#8221;Peluang bisnis perhotelan khususnya untuk bintang tiga ke atas di Jogja masih terbuka. Okupansi hotel bintang tiga ke atas pada musim liburan bahkan mencapai rata-rata 100 persen,&#8221; kata Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto di Yogyakarta, Rabu (04/02/09).</p>
<p>Menurut Walikota, saat ini bisnis hotel bintang khususnya bintang tiga di Kota Yogyakarta dapat dikatakan tidak ada masalah yang berarti. &#8220;Bisnis hotel khususnya bintang tiga saat ini cukup stabil dan kuat,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk menarik investor, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Peraturan Walikota (Perwal) No 3 Tahun 2009 akan memberikan insentif bagi mereka yang menanamkan modalnya di Kota Yogyakarta pada 2009. Insentif tersebut meliputi Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Retribusi Izin Mendirikan Bangun Bangunan (IMBB), Retribusi Izin Gangguan dan Retribusi Izin Usaha Kepariwisataan.</p>
<p>Keringanan pajak yang diberikan kepada investor yang mendirikan usaha baru besarannya bermacam-macam. Untuk Pajak Hotel misalnya, akan ada pengurangan pajak hingga 90 persen bagi pelaku usaha perhotelan mulai mikro hingga yang besar selama tiga bulan pertama. Kemudian tiga bulan berikutnya sebesar 50 persen dan enam bulan lagi ada potongan 25 persen.</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhassan.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhassan.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=43&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/24/bisnis-perhotelan-di-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bd29ab96133f255cb4936f3687f82aaf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mhassanbasri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Keraton Kasultanan Yogyakarta</title>
		<link>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/23/mengenal-keraton-kasultanan-yogyakarta/</link>
		<comments>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/23/mengenal-keraton-kasultanan-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 12:48:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mhassanbasri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pusaka Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[jogjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keraton]]></category>
		<category><![CDATA[yogya]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhassan.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Keraton Kasultanan Yogyakarta didirikan pada tahun 1756 Masehi oleh Pangeran Mangkubumi, yang kemudian bertahta sebagai Sri Sultan Hamengku Buwono I. Pendirian Keraton yang sekaligus menandai berdirinya Kota Yogyakarta ini, diabadikan dengan ornamen simbolik berupa candrasengkala berbunyi “Dwi Naga Rasa Tunggal”, yang bermakna angka tahun 1682 Jawa. Ornamen berupa 2 ekor naga yang saling berlilitan ini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=4&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keraton Kasultanan Yogyakarta didirikan pada tahun 1756 Masehi oleh Pangeran Mangkubumi, yang kemudian bertahta sebagai Sri Sultan Hamengku Buwono I. Pendirian Keraton yang sekaligus menandai berdirinya Kota Yogyakarta ini, diabadikan dengan ornamen simbolik berupa candrasengkala berbunyi “Dwi Naga Rasa Tunggal”, yang bermakna angka tahun 1682 Jawa. Ornamen berupa 2 ekor naga yang saling berlilitan ini, terdapat di pintu gerbang atau Regol Kemagangan dan Regol Gadhung Mlati yang berada di dalam Keraton Kasultanan Yogyakarta. &gt; <a href="http://agus.yuniarso.com/?p=58">Baca selengkapnya</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mhassan.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mhassan.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mhassan.wordpress.com&amp;blog=6698392&amp;post=4&amp;subd=mhassan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mhassan.wordpress.com/2009/02/23/mengenal-keraton-kasultanan-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bd29ab96133f255cb4936f3687f82aaf?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mhassanbasri</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
